Mencari Les Private Di Jakarta Yang Bagus Untuk Anak

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mencari Les Private Di Jakarta Yang Bagus Untuk Anak

Post by Admin on Fri Oct 21, 2016 6:31 am

Mencari Les Private yang cocok untuk anak sangatlah sukar bagi sebagian orang tua. Mencari Guru Les Private pun seperti “Membeli kucing dalam karung” karena untuk mencari guru les yang cocok bagi seorang anak pun sangatlah sulit. Ada pepatah kuno berkata,”Les private tuh untung-untungan, kalau jodoh bisa cocok si anaknya”
Sebenarnya banyak sekali definisi guru les private yang cocok bagi seorang anak sebagai berikut:

1. Guru les yang baik, adalah yang selalu on time memberikan jadwal les. Dan tidak pernah berubah-rubah schedule ngajarnya. Ini memberikan kepastian ke si murid dan si guru, jadwal jelas, pasti kapan les. Serta melatih kedisiplinan murid untuk belajar. Meskipun sakit, si Guru Les Private pasti akan selalu mengajar. Kalau Guru Les Private nya disiplin, otomatis si murid akan belajar dengan si Guru Les tersebut. Guru Les Private yang baik dan berhasil memiliki ciri khas yakni guru tersebut tidak bisa nego, bilamana si murid nego untuk ganti jadwal les karena sejuta alasan. Dengan sifat fix dan tegas tersebut, alhasil akan memaksa si murid akan selalu disiplin belajar. Bila tidak, yah si guru les private tersebut akan disetir oleh si murid, jadi boneka deh. Dijamin pasti hasilnya tidak memuaskan, ataupun ada hasil, namun perkembangannya lamban sekali. Anda lihat EF, Kumon, Sakamoto, Yamaha Music, dll dimana mereka tidak memberikan toleransi bilamana si murid tidak datang. Tidak datang ya hangus. Namun kita lihat sisi baiknya, si murid akan memiliki jadwal les yang disiplin dan hasilnya pun luar biasa memuaskan. Karena kecenderungan, si murid akan memiliki sejuta alasan untuk tidak les. Dan orang tua juga banyak sekali kegiatan “jalan-jalan, nonton bareng, makan-makan dsb”. Budaya “menunda” yang sudah mendarah daging lebih banyak membawa efek negatif. Seyogyanya sebenarnya jadwal sibuk tersebut bisa diatur oleh orang tua, bilamana ada kemauan untuk maju. Sehari ada 24jam = 24 x 3600 detik=85400 detik, jadi cukup banyak waktu. Masa menyediakan waktu les hanya 1 jam tidak bisa.

2. Guru les private yang berhasil membuat grafik prestasi siswa menaik baik perlahan-lahan maupun cepat.

3. Guru les private yang berhasil memberikan motivasi luar biasa ke sang murid. sehingga si murid tanpa disuruh pun dengan inisiatif sendiri mau belajar. Tentunya si guru les private ini sangatlah komunikatif dua arah dengan si murid. Dan si murid pun mau mendengarkan nasihat guru les private, dengan menganggap guru les private tersebut sebagai bapak/ayahnya sendiri.

4. Guru les private ke rumah yang memberikan arahan ke si murid, nanti ke depannya si murid mau jadi apa? Apa gunanya belajar trigonometri? Apa gunanya belajar gerakan melingkar? Apa gunanya belajar Asam-Basa? Bagaimana penerapan sehari-hari? Apakah ilmu tersebut bisa dijual kelak setelah sudah dipelajari? Apakah si murid bisa buka usaha dengan hanya belajar trigonometri? Dan sebagainya. Sehingga si murid tidak merasa sia-sia belajar. Dengan mengetahui kegunaannya, maka si murid akan termotivasi. Semisal si murid belajar reactivity series, artinya si murid bisa mencampur-campur berbagai kimia, apakah dengan elektrolisis yakni mungkin saja si murid bisa membuka toko emas, bengkel coating, dan sebagainya. Bahkan si murid bisa buat usaha industri rumah tangga skala kecil, hanya dengan packaging machine. Dan si murid bisa diarahkan, apabila si murid ambil teknik sipil, gimana bisa menjadi kaya raya. Bilamana ambil FMIPA gimana bisa kaya? Apakah cuma duduk di laboratorium saja, apa hanya jadi dosen? Suatu negara yang besar tidak akan mengajarkan rakyatnya untuk belajar terus kemudian bekerja untuk orang lain. Namun bagaimana bisa menciptakan lapangan pekerjaan, berperan sebagai entrepreneur? Dan terpenting bagaimana bisa Financial Freedom? Kiat-kiat yang harus disiapkan selama SMP dan SMA bagaimana?

5. Guru les private yang bisa memasukkan si murid masuk UI atau ITB atau UGM, baik dengan jalur undangan, maupun jalur SBMPTN / SIMAK UI. Banyak orangtua yang anaknya baru SMP 1 namun sudah memasukkan ke Bimbel Akong dikarenakan untuk make sure, dari SMP si anak sudah dididik dipersiapkan untuk bisa masuk SMA unggulan di Jakarta, serta kelak di SMA unggulan si siswa nilainya cukup bagus, sehingga dengan mudahnya mendapat undangan dari UI ataupun ITB. Atauupun bilamana si siswa kemampuannya kurang, namun si siswa digembleng terus menerus, sehingga pada waktu SBMPTN ataupun SIMAK UI si siswa sudah pasti lulus UI. Terlebih lagi bilamana si guru les private tersebut punya kemampuan untuk membuat siswa tersebut bisa mendapatkan beasiswa keluar negeri,ataupun di dalam negeri, atau bisa membuat si siswa tembus universitas yang lebih tinggi daripada UI maupun ITB, seperti Nanyang maupun NUS.

6. Guru Les Private yang menjadi pembicaraan banyak orang based on “word of mouth“, dari mulut ke mulut. Atas dasar itu, banyak sekali referensi berdatangan kepada Guru Les Private tersebut. Tak dipungkiri lagi, tentunya kualitas Guru Les Private tersebut juga sangatlah tinggi.

Baca juga : Pusat Grosir Karpet Murah Di Jakarta

7. guru les private yang merupakan lulusan dari UI maupun ITB. Namun perlu dicek mengenai ranking si guru les tersebut. Maaf saja, bilamana dapat guru les private yang memiliki record pendidikan yang buruk di UI maupun ITB otomatis membawa dampak ke hasil pengajaran. Terlebih guru les tersebut apabila memiliki pengalaman sekolah / kuliah di luar negeri, hal ini memberi nilai plus untuk pengajaran Les International School.

Semoga artikel ini memberikan pencerahan kepada para orangtua siswa sehingga memiliki bekal pengetahuan dalam memilih yang terbaik bagi buah hatinya.

Admin
Admin

Jumlah posting : 2
Join date : 21.10.16
Lokasi : jakarta

Lihat profil user http://jendelainfo.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik